Pages

5 Kebiasaan Tak Termaafkan Saat Nonton di Bioskop


Menonton film di bioskop saat ini memang masih menjadi kebutuhan tersier bagi masyarakat kita. Meski demikian, nyatanya bangku bioskop makin penuh dari tahun ke tahun. Entah ini karena masyarakat Indonesia mulai sejahtera, atau justru karena banyak yang butuh lari dari realitas.

Saya akui menonton di bioskop adalah cara terbaik untuk menikmati sajian film. Selain sebagai hiburan, film juga memberi dunia alternatif yang memengaruhi beberapa pandangan saya soal hidup. Oleh sebab itu jika sedang ada rezeki, saya menyempatkan diri untuk menonton film di bioskop. Sementara kalau lagi mlarat, ya saya nonton di Hooq atau memakai layanan underground yang you know what I mean.

Meski nonton film di bioskop adalah cara yang prestisius, tapi nyatanya adab menonton masih tidak diindahkan. Saya sering menemui orang-orang yang kelakuannya sangat mengganggu aktivitas menonton. Jangankan untuk memaklumi, memaafkan mereka pun saya tidak sudi.

Berikut ini saya rangkum 5 kebiasaan tak termaafkan saat nonton film di bioskop. Coba cek, kamu pernah mengalami atau pernah melakukannya.

1. Membawa Anak Kecil

Hanya sedikit film yang diperuntukkan bagi semua usia. Bahkan film-film superhero Marvel pun rata-rata dilabeli sebagai film 13 tahun ke atas. Tapi saya sering melihat ada orangtua yang sengaja membawa anaknya yang masih di bawah 13 tahun bahkan ada yang baru belajar jalan pun ikut nonton!

Sudah ada banyak informasi yang sliweran di timeline saya soal bahayanya membawa anak kecil buat nonton di bioskop. Baik dari kemampuan pendengaran yang bisa cidera sampai psikisnya yang bisa terganggu. Saya rasa sebelum membuat anak, pasutri masa kini perlu mempertimbangkan apakah masih ada gairah nonton di bioskop atau tidak.

Membawa anak kecil ke bioskop selain berbahaya bagi anak tersebut, ada juga hal negatif lain. Yaitu potensi mengganggu penonton lain. Anak kecil yang tidak paham adab menonton seringkali bicara dengan kencang di dalam ruangan teater. Lebih parah lagi kalau sampai menangis kejer atau mondar-mandir tak karuan.

Ingatlah jika menonton film bisa dilakukan di berbagai tempat. Tidak harus bioskop. Jika mau melibatkan anak sebaiknya ya jangan di bioskop. Karena bioskop ini hanya kebutuhan tersier yang kalaupun tidak melakukannya, keluarga kita juga tidak akan tercerai-berai seketika.


2. Berbicara

Baik ngobrol bersama teman atau ngomong sendiri merupakan hal yang mengganggu sekali. Jika memang ada yang perlu sekali dibicarakan dengan teman nonton sebaiknya gunakan cara berbisik dan dekatkan mulutmu ke telinga lawan bicaramu. Paling parah sih kalau ngobrol via telfon. Berisyik!

3. Menyalakan Gadget

Buka lagi tidak beradab, bahkan kebiasaan satu ini terlihat begitu norak. Kita tahu di dalam ruangan teater memang sengaja dibuat gelap. Satu handphone dengan brightness kecil pun akan terlihat dari belakang. Hal itu benar-benar mengganggu fokus nonton.

Padahal durasi film rata-rata 2 jam. Jika menang tidak sanggup off dari HP selama itu, ya sudah tidak usah nonton sejak awal. Jika memang ada hal yang mendesak, sebaiknya keluar ruangan dulu baru akses HP.

Intinya, jangan menyalakan handphone, tab, laptop, apalagi TV. Jangan!

4. Respon Lebay

Merespon apa yang ditayangkan itu memang wajar. Tapi jangan berlebihan juga. Sebab bisa mengganggu penonton lain.

Respon lebay itu bisa berupa nangis meraung-raung, jerit-jerit histeris, maupun ketawa berlebihan kayak ayam Pontianak. Ganggu!

5. Banyak Tingkah

Tidak hanya suara saja yang bisa menggangu. Tingkah laku pun juga bisa membuat penonton lain merasa tidak nyaman. Misal sering mondar-mandir, badan grusak-grusuk, sampai kaki yang menyentuh kursi depan. Satu sentuhan kecil saja akan terasa banget lho. Jadi usahakan menonton dengan tenang.

Mengapa sih menonton di bioskop nggak boleh ini itu?


Jika kamu pernah beranggapan, "Halah gitu doang kok ngerasa keganggu. Lebay amat sih", mungkin kamu perlu belajar lagi soal tenggang rasa.

Nonton di bioskop itu ada banyak orangnya. Bahkan orang-orang yang tidak kita kenali. Saya pernah nabung untuk nonton film yang sangat saya idamkan. Saya sengaja berhemat agar bisa nonton film itu di hari pertama penayangan. Tapi pas nonton saya merasa terganggu dengan tingkah laku penonton lain. Marah, kesal, hasrat ingin memukuli sudah bercampur aduk menjadi satu.

Lagipula, bukankah hukum keseimbangan alam itu ada? Barangsiapa menanam, ia menuai. Jika hari ini kita menggangu orang lain, di lain hari kita pasti diganggu juga entah oleh orang lain atau sesuatu yang lebih buruk.

Nah, itu dia 5 kebiasaan tak termaafkan saat nonton di bioskop. Sebenarnya masih ada banyak lagi yang mengganggu di bioskop seperti merokok, bercinta, malakin popcorn, goreng cireng, benerin rantai motor, banyak lah pokoknya. Kalau menurutmu apa lagi kebiasaan tak termaafkan selama nonton di bioskop?


Image Source: pexels.com

Ilham Bachtiar

Blogger kalang kabut yang doyan menulis tentang film. Meski tutur lisannya kurang terjaga, tapi orangnya total berkharisma. Terima usikan di ilhambachtiar25@gmail.com

5 komentar:

  1. Karena bioskop ini hanya kebutuhan tersier yang kalaupun tidak melakukannya, keluarga kita juga tidak akan tercerai-berai seketika.

    suka saya sama kutipan ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru mampir sudah suka sama komentarnya

      Hapus
  2. Kujadi ingat keluarga di sebelah dan mbak-mbak di belakang kemarin. Kesalnya masih terasa sampai sekarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya kalau nonton film yang bakal ramai, kita pilih bangku paling atas saja kali ya. Biar meminimalisir kegaduhan.

      Hapus
  3. Dari 5 kebiasaan, untungnya cuman pernah ngerasain 1 : berbicara. Ya maklum kali yaa nonton bioskop sekali satu semester HAHAHA

    BalasHapus

Berkomentarlah sejujur-jujurnya. Sebab menjadi diri sendiri tanpa rasa sungkan adalah sebaik-baik sandiwara.