8 Desember 2018

Anti Gaptek, Anti Bokek dengan Literasi Fintech



Belakangan ini lagi bersemangat mempelajari literasi keuangan, khususnya fintech. Fintech merupakan akronim dari "financial" dan "technology" yang berarti kebutuhan keuangan yang berorientasi pada teknologi.

Perkembangan fintech di Indoensia terbilang berkembang dengan pesat. Saya merasakan sendiri gilatnya di berbagai lini dapat saya rasakan secara langsung. Baiklah, sebut saja dengan pembayaran yang menjadikan semangat "cashless" sebagai handalan. Dulu, kalau bertransaksi secara offline, saya hanya diberi pilihan pembayaran, antara cash atau gesek kartu. Sekarang saya hanya perlu membawa handphone. Proses pembayaran bisa dikerjakan dengan scan code atau tap pin saja. Simpel dan canggih, bukan?

Dan ternyata pengetahuan saya soal fintech masih begitu sempit. Di balik yang saya ketahui, ada banyak startup yang mengembangkan aneka jenis fintech. Jenis-jenis apa saja, tuh? Ada jenis pembayaran, peminjaman, perencanaan keuangan, investasi ritel, pembiayaan, dan riset keuangan. Hal-hal ini saya ketahui saat punya kesempatan untuk hadir di cara Blogger X Fintech Day beberapa hari lalu.

Dalam acara tersebut, hadir beberapa pengembang fintech di Indonesia, seperti KreditCepat, Cashwagon, Aktivaku, Taralite, Uangme, Pinduit, dan Danain. Hampir semuanya memiliki sesi untuk presentasi. Tapi bukan hanya presentasi jualan, mereka lebih banyak menyebarkan literasi keuangan digital yang begitu banyak memberi pemahaman baru pada saya.

Di era sekarang, fintech menjadi kebutuhan yang menurut saya penting. Meski bukan sebagai satu-satunya cara untuk mengelola keuangan, fintech terbukti memberi banyak kemudahan. Apalagi ketika situasi yang terjadi begitu besar merayakan teknologi keuangan ini. Beradaptasi menjadi satu hal yang saya rasa harus segera dilakukan agar tidak disebut ketinggalan zaman.

Selama satu tahun di Jakarta, saya mulai mencoba beberapa produk fintech. Pertama produk pembayaran. Saya mulai terbiasa membeli tiket nonton, makan, bahkan belanja beberapa barang menggunakan aplikasi yang terpasang di gawai. Saat makan di KFC hingga beli tiket nonton di CGV maupun XXI misalnya, saya cenderung memanfaatkan Tcash atau Dana. Begitupun saat order makanan atau jasa transportasi, saya menggunakan Gopay dari aplikasi Gojek.Saat belanja online, beli pulsa, hingga jajan Dum-dum pun saya menggunakan OVO.

Selain sebagai alat pembayaran, saya juga mencoba teknologi ini dalam hal mencari dana pinjaman. Saya pernah memanfaatkan Akulaku dan Kredivo. Selain cari pinjaman saya juga terlibat dalam pemberi pinjaman atau investasi, di bidang ini saya memakai KoinWorks. Sementara itu di kantor saya cukup akrab memanfaatkan crowdfunding untuk mendapatkan asupan dana. Tempat kerja saya menggunakan KitaBisa dan saat ini sedang proses untuk memanfaatkan pelayanan dari Doku.

Banyaknya produk fintech tidak lantas membuat saya pusing. Justru asyik karena ternyata beberapa hal menjadi lebih mudah dan cepat. Apalagi mereka pasti menawarkan berbagai diskon, promo, hingga hadiah-hadiah yang menarik. Saya mengajak kamu, kamu, dan kamu untuk ikut merayakan perkembangan financial technology ini bersama. Saya memang belum ahli, tapi sedikit demi sedkit semakin paham dan saya melihat ada hal yang bisa kita capai bersama jika perkembangan fintech ini juga disambut dengan baik oleh masyarakat.

Untuk memahami lebih jauh soal fintech, sih, saya sarankan untuk mengikuti pertemuan atau kelas khusus fintech. Seperti yang saya ikuti di Blogger X Fintech Day, misalnya. Tapi bisa juga dengan memanfaatkan media sosial misalnya dengan terlibat aktif dalam diskusi keuangan yang selalu menarik diatawarkan oleh Jaouska. Atau bisa juga belajar dengan sederhana melalui situs-situ keuangan seperti Finansialku.com dan masih banyak lagi caranya.



Nah, itu saja, sih, cerita singkat saya soal fintech dan hal-hal menarik di dalamnya. Saya telah menjadi bagian dari perkembangan dunia keuangan ini. Kamu?


Image source:
1. Photo by Rawpixel from Pexels.com
2. Photo by Rawpixel from Pexels.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us @soratemplates