9 Mei 2019


Genre film apa yang paling kamu suka? Apakah film laga? Atau bisa jadi film romantis menjadi pilihan pertama kamu?

Film romantis biasanya dirancang untuk mengaduk-aduk emosi penonton. Apalagi kalau kisah yang diangkat relevan dengan kisah hidup kita. Meski kadang nggak sedramatis itu, tapi ada beberapa momentum manis yang bisa terjadi dalam hidup kita. Kita bisa tertawa dari komedinya, bisa sedih karena dramanya, atau sampai senyum-senyum sendiri karena kutipan kata-kata romantisnya.

Apa sih yang bisa kita dapatkan dari nonton film romantis? Tentu saja bukan adrenaline rush, melainkan sensitivitas romansa yang bisa dipoles dengan kutipan romantis yang ada dalam film. Oleh karena itu, tidak heran jika kemudian banyak adegan atau kutipan-kutipan legendaris dari film romantis Hollywood yang jadi inspirasi.

Nah, buat kamu yang sudah kehabisan stok kutipan romantis, berikut ini saya suguhkan 10 kutipan kata-kata romantis dari film Hollywood sepanjang masa yang bisa kita pakai untuk bikin pasangan jatuh hati.

Love Actually (2003)


Sutradara: Richard Curtis 
Pemain: Keira Knightley, Hugh Grant, Liam Neeson, Rowan Atkinson, Bill Nighy, Colin Firth
Kata-Kata Romantis: “To me, you are perfect.” – Andrew Lincoln


The Fault in Our Stars (2014)


Sutradara: Josh Boone
Pemain: Shailene Woodley, Ansel Elgort, Nat Wolf
Kata-Kata Romantis: “It would be a privilege to have my heart broken by you.” – Augustus Waters


Notting Hill (1996)


Sutradara: Roger Michell
Pemain: Hugh Grant, Julia Roberts, Rhys Ifans
Kata-Kata Romantis: “I’m just a girl, standing in front of a boy, asking him to love her.” – Anna Scott

Gone with the Wind (1939)


Sutradara: Victor Fleming
Pemain: Vivien Leigh, Clark Gable, Olivia de Havilland
Kata-Kata Romantis: “You should be kissed and often, and by someone who knows how.” – Rhett Butler


Serendipity (2001)


Sutradara: Peter Chelsom
Pemain: Kate Beckinsale, John Cusack, Jeremy Piven
Kata-Kata Romantis: “It’s like in that moment the whole universe existed just to bring us together” – Jonathan Trager

Say Anything... (2013)


Sutradara: Cameron Crowe
Pemain: John Cusack, Ione Skye, John Mahoney
Kata-Kata Romantis: “What I really want to do with my life — what I want to do for a living — is I want to be with your daughter. I’m good at it.” - Lloyd Dobler

The Notebook (2004)


Sutradara: Nick Cassavetes
Pemain: Ryan Gosling, Rachel McAdams, Gena Rowlands, Sam Shepard
Kata-Kata Romantis: “So, it’s not gonna be easy. It’s gonna be really hard. We’re gonna have to work at this every day, but I want to do that because I want you. I want all of you, forever, you and me, every day.” - Noah Calhoun

Pride & Prejudice (2005)


Sutradara: Joe Wright
Pemain: Keira Knightley, Matthew Macfadyen, Donald Sutherland, Brenda Blethyn, Rosamund Pike, Talulah Riley, Carey Mulligan, Judi Dench
Kata-Kata Romantis: “You have bewitched me, body and soul, and I love… I love… I love you.” - Mr. Darcy

50 First Dates (2005) 


Sutradara: Peter Segal
Pemain: Adam Sandler, Drew Barrymore, Rob Schneider, Sean Astin, Blake Clark
Kata-Kata Romantis: “I love you very much, probably more than anybody could love another person.” – Henry Roth

When Harry Met Sally... (1989)


Sutradara: Rob Reiner
Pemain: Meg Ryan, Billy Crystal, Carrie Fisher, Bruno Kirby
Kata-Kata Romantis: “When you realize you want to spend the rest of your life with somebody, you want the rest of your life to start as soon as possible.” - Harry Burns


Nah, itu dia daftar 10 film romantis Hollywood sepanjang masa yang kutipan dialog pemerannya jadi legendaris. Gimana sudah ada inspirasi belum? Kalau ada rekomendasi lain boleh loh disertakan di kolom komentar.

Selamat menjadikan film-film diatas daftar film akhir pekanmu!


Header source: Simon Matzinger via Pexels.com

4 Mei 2019


Tak ada yang lebih melegakan selain duduk manis menonton pertunjukan di tengah kesibukan yang memusingkan kepala. Beberapa hari belakangan ini saya sedang berada di situasi yang serba harus dipikirkan, ditangani, dan dipertanggungjawabkan. Apaan, tuh? Ngurus tahapan sakral dua insan yang berkomitmen dalam naungan asmara, Bos. Hahaha. Namun di tengah padatnya mobilitas tersebut, saya dan Tiwi masih sempat untuk meluangkan waktu.

Cara yang kami tempuh untuk meluangkan waktu adalah dengan duduk santai menikmati pertunjukkan standup comedy.

Pada Jumat, 19 April 2019, kami melenggang menuju Balai Kartini Jakarta untuk menonton lima komika yang sudah tak asing lagi. Ada Adjis Doaibu, Gilang Bhaskara, Sakdiyah Makruf, Ridwan Remin, dan Babe Cabita. Gelinya, ketika kami memasuki lobi Balai Kartini, kami disambut poster Pandji Pragiwaksono yang guedhe-guedhe sekali. Padahal Pandji tidak tampil! Kayak beli jajanan  gede-gede tapi isinya angin.

Eh, tapi bukan berarti Pandji tidak terlibat sama sekali, lho. Ia bertugas memandu acara selama tiga hari penuh. Acara ini dinamai BukaTawa yang hadir di dunia ini berkat kolaborasi Bukalapak dengan Comika ID. Total komika yang menghibur ada 15 yang dibagi dalam tiga hari, mulai dari 19 April sampai 21 April 2019.

Sebelumnya, saya pernah menonton pertunjukan standup comedy di Solo yang dimeriahkan oleh Ernest Prakarsa dan Ge Pamungkas. Juga waktu itu sempat menonton tapping standup comedy goes to campus yang menghadirkan beberapa komika kawakan seperti Mudy Taylor, Mongol, hingga Soleh Solihun. Tapi jujur saja, pertunjukan standup comedy yang diselenggarakan Bukalapak ini jauh lebih keren!

Kenapa demikian?

Dari hal paling sederhana dan detil, deh. Saya bisa rasakan tempat berlangsungnya acara ini begitu nyaman sehingga duduk selama tiga jam tidak membuat badan ini pegel linu. Bukan hanya nyaman duduknya, mulai dari pengaturan suhu, sound yang bersih, hingga panggung yang nyaman di mata juga membuat malam itu terasa makin sempurna. Apalagi ditambah dengan penonton yang juga khusyuk menikmati BukaTawa, bagi saya hal ini berhasil membentuk suasana yang hangat.

Eh, kalau dipikir-pikir ongkos tiket nonton BukaTawa tidak terlalu mahal. Bahkan kalau beli melalui aplikasi Bukalapak bisa jauh lebih hemat. Saya dan Tiwi dengan tenang duduk di kursi VIP untuk menikmati sajian tawa dari komika handal yang tadi sudah saya sebutkan tadi.

Sampai tulisan ini terbit, saya masih bisa ingat beberapa bit yang benar-benar bikin saya ngakak saat itu. Namun tentu saja saya tidak bisa membocorkan materi para komika di sini.

Nah, buat kamu yang tidak sempat hadir untuk nonton secara langsung, kamu masih bisa kok nonton BukaTawa di aplikasi Bukalapak. Lho kok bisa? Sebab, Bukalapak punya fitur nonton yang disebut BukaNonton. Di situ kamu bisa nonton berbagai macam tayangan, mulai dari film hingga pertandingan Liga Inggris.

Untuk menikmati fitur ini kamu hanya perlu menjadi pembeli prioritas. Nanti pertunjukan BukaTawa akan ditayangkan di BukaNonton pada 5 Mei 2019. Pas banget kan sama hari pertama Bulan Ramadhan. Bisa bikin ngabuburit kamu makin menyenangkan.

Cara menggunakan fitur BukaNonton dari Bukalapak ini tidak susah, kok. Silakan simak tahapan ringkasnya seperti ini:

Pertama, kamu harus punya aplikasi Bukalapak dulu, dong. 
Kedua, coba kamu lihat Menu Favorit, terus klik Lihat Semua/Lainnya. 
Ketiga, kamu klik Streaming lalu pilih  BukaNonton. Sudah begitu saja! 


Tapi kalau kamu belum berlangganan, kamu hanya perlu mengajukan diri untuk menjadi pembeli prioritas dan membayar tagihannya. Gampang, kan?

Yuk, nonton BukaTawa di BukaNonton Bukalapak. Abis itu kita bisa cerita bareng soal pertunjukan standup comedy yang ada di sana.


Source header: Pixabay via Pexels.com

25 Maret 2019


Copyright by Droidlime
Mencari handphone yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan memang tidak mudah. Perlu bolak-balik melihat berbagai jenis ponsel dan membandingkannya untuk mendapatkan yang dirasa terbaik. Bagimu, apa saja sih yang perlu ditekankan ketika hendak membeli handphone? Berikut ini beberapa poin sederhana yang saya susun berdasarkan pengalaman pribadi maupun pengalaman teman-teman saya di sela obrolan warung kopi.

1. Memori

Faktor ini menjadi hal utama yang perlu kita lihat ketika berniat membeli handphone baru. Kapasitas ROM dan RAM akan sangat berpengaruh pada aktivitas digital kita di handphone tersebut. Jika penggunaan gawai tidak terlalu sering atau hanya sekedar sebagai alat komunikasi saja, RAM 2GB saja sudah cukup nyaman. Tapi jika mobilitas digital tinggi seperti untuk main game, dengerin musik seharian, streaming video, apalagi membuat karya dengan modal handphone maka perlu kapasitas RAM yang lebih tinggi. Ya setidaknya 3GB, lah.

2. Harga

Kalau saya baca artikel tentang spesifikasi handphone, seringkali harga menjadi informasi yang dibagikan paling akhir. Padahal kenyataannya, faktor dana menjadi poin yang sangat krusial dalam menentukan handphone apa yang mau dibeli. Terkait soal ini, kita mesti pandai melihat budget untuk membeli handphone berapa. Sebisa mungkin untuk tidak mengangsur meski zaman sekarang mencari jasa kredit yang cepat tidaklah sulit. Tapi kalau mau cari handphone dengan spesifikasi yang bagus dan murah juga ada beberapa kok yang menarik. Salah satunya yang saya rekomendasikan adalah Honor 8A.

3. Operating System (OS)

Poin ini juga cukup penting menurut saya sebab kalau OS yang digunakan "ketinggalan zaman", kemampuan kita menggunakan handphone bisa tertinggal dengan yang lain. Sebab ada beberapa aplikasi atau games yang tidak mendukung OS baheula, sehingga akan sangat menyebalkan bagi kita yang baru saja beli handphone baru tapi tidak bisa dipakai untuk mengoperasikan beberapa aplikasi dan games.

4. Kamera

Kemampuan kamera yang canggih makin digemari seiring berjalannya waktu. Terutama karena semakin populernya Instagram dan YouTube yang membutuhkan sentuhan estetika visual bagi penggunanya. Kebutuhan ini akan terpenuhi jika handphone yang baru dibeli memiliki resolusi yang bagus dalam menangkap gambar. Jangan sampai dong beli handphone baru tapi buat foto masih pake aplikasi pencerah wajah.

5. Baterai

Nah, ini juga penting untuk diperhatikan. Handphone telah menjadi perangkat wajib yang selalu kita akses setiap hari. Bahkan sepanjang hari! Oleh karena itu, keawetan baterai menjadi poin penting yang tidak boleh dilewatkan. Memang cukup tricky dalam memilih handphone dengan daya yang awet. Tapi kamu tidak usah ragu kalau mau membeli Honor 8A karena gawai ini sudah tertanam baterai sebesar 3020 mAh yang dilengkapi teknologi EMUI hemat daya.

Jadi beli handphone apa, nih?

Menurut pengamatan saya, sih, kelima poin di atas cukup sebagai peta untuk menentukan handphone apa yang mau dibeli. Kalau saya merekomendasikan Honor 8A karena memang berani menjawab kelima kebutuhan di atas. Bagaimana tidak? Honor 8A yang baru rilis di Indonesia pada tahun ini menawarkan keunggulan-keunggulan yang patut dipertimbangkan.

Misal, adanya teknologi TUV Rheinland membuat kita nyaman di depan layar karena fitur tersebut bisa menyaring cahaya biru yang berbahaya bagi mata. Selain itu, kalau bicara soal fotografi juga tidak akan bikin minder. Sebab Honor 8A mengandalkan resolusi kamera 8MP yang didukung semantic image, segmentation dan high dynamic range yang bisa menghasilkan foto-foto berkualitas. Kita juga akan dimanjakan dengan kapasitas RAM 3GB dengan memori internal 32GB yang dapat diperluas hingga 512GB. Cocok buat kamu yang doyan main games!

Sementara untuk sistem operasinya sudah Android 9.0 Pie yang kaya dengan aneka fitur. Meski terlihat begitu canggih, jangan kira harga yang ditawarkan tinggi, lho. Sebab kita bisa segera bawa pulang Honor 8A  ini hanya dengan mahar 1.899.000 saja. Apalagi kalau kamu membelinya di Honor Official Store yang tersedia di Shopee sekarang juga.


Semoga artikel ini membantu buat kamu, kamu, dan kamu yang ingin mengganti handphone lamanya. Terima kasih sudah bersedia membacanya sampai akhir. Selamat berbelanja!

1 Maret 2019


Karena sebuah insiden yang terjadi di awal tahun 2019, saya harus segera membeli handphone (HP) baru untuk menggantikan yang lama. Sebenarnya, meski jika tidak terjadi insiden pun saya juga tetap akan membeli yang baru, sih. Soalnya HP lama saya sudah tidak menyenangkan lagi, terutama pada dua fitur yang saya idamkan, yaitu kebutuhan saya akan berfoto dan bermain games.

Jujur saya sebenarnya suka sekali memfoto. Bagi saya merangkum apa yang saya lihat dalam sebuah tangkapan gambar melalui kamera adalah keindahan yang tiada tara. Apalagi foto memang sarana paling tepat untuk merekam momentum. Tapi selama ini saya belum cukup pede untuk membagi foto-foto saya di media sosial. Sebab kualitas gambar yang saya tangkap begitu buram. Seringkali saya harus memakai bantuan aplikasi untuk mempercantik, ya minimal meningkatkan pencahayaan dan saturasi.

Tapi kan capek kalau harus ngedit mulu. Nah, saya berpikir bagaimana jika saya beli HP yang kameranya luar biasa jernih? Jadi saya kan tinggal jepret sudah bisa langsung update foto di medsos. Wah, pasti bakal produktif, nih!

Eh, tapi tunggu sebentar. Kan saya pengin punya smartphone yang canggih buat main game juga. Ada tidak ya yang memenuhi dua persayratan itu? Belakangan ini saya suka sekali main trading card game bernama Lightseeker. Saking sukanya saya memainkan ini, sekadar info saja, saya berada di ranking 23 se-Indonesia, lho. Hahaha. Congkak! Tapi kalau tidak rutin dimainkan bisa jadi ranking saya menurun. Sementara saya jadi jarang main karena HP saya lagi rewel! Menyebalkan!
Emosi yang meluap tersebut akhirnya luntur begitu saya ketika saya tahu Honor habis meluncurkan gawai terbarunya, yaitu Honor 10 Lite. Lho, kenapa kok saya bisa langsung tenang gara-gara si Honor ini?
Ya tentu saja karena dua fitur yang saya dambakan itu sudah dikuasai oleh Honor 10 Lite.


Jadi, Honor 10 Lite ini mempunya kamera dengan kualitas jempolan. Kamera utama saja resolusinya mencapai 13 megapiksel + 2 megapiksel. Bisa berfungsi dengan baik juga untuk keperluan fotografi malam dengan adanya AIS: AI Powered Image Stabilization. Nah, gilanya lagi, kamera depan yang dimiliki Honor 10 Lite ini mencapai 24 megapiksel! Kebutuhan akan kurangnya cahaya yang sesuai pun tak jadi soal, karena Honor 10 Lite punya fitur multiple lightning option seperti: Soft Lightning, Butterfly Lightning, Split Lightning, Classic Lightning, dan Stage Lightning. 

Kemampuan kamera yang seperti ini cocok sekali dengan saya yang memang suka berfoto ria. Bahkan dengan tambahan kamera depan yang mumpuni, saya bisa sembari foto selfie sesuka hati dengan lebih pede.

Sementara itu, jika kita bicarakan game, Honor 10 Lite ternyata juga mendukung permainan digital banget, lho. Soalnya, Honor 10 Lite ini dilengkali dengan sistem Turbo GPU 2.0 yang berfungsungsi untuk meningkatkan kemampuan pemrosesan grafik GPU ketika kita nge-game. Dijamin lebih enteng. Jadi kita tidak usah capek-capek ngeboost HP kita terus-menerus.

Main game itu pasti lama, kan? Saya bisa sejam lebih kalau main game. Apalagi saat lagi gabut. Tapi saya tidak cemas lagi, karena saya pada Honor 10 Lite tersebut memiliki baterai yang mencapai 3400 mAh sehingga waktu stand by bisa sampai 612 jam!

Ya, kalau saya sih menyambut hangat datangnya Honor 10 Lite ke Indonesia. Terutama karena harganya yang terjangkau. Kita bisa memiliki gawai super ini hanya dengan mahar 3.299.000 saja. Yasudah, lah, ya. Ngapain pilih-pilih yang lain lagi kalau sudah sebagus ini dan terjangkau pula.

Doakan gaji cepet turun ya, biar Honor 10 Lite juga lekas ditimang. Terima kasih sudah membaca. Sampai jumpa!


Image 1: Mukul Sharma via Androidupdated.com
Image 2: Hihonor.com

20 Februari 2019



Bagi kelas menengah seperti saya, menonton film di bioskop tidak bisa saya lakukan setiap hari. Jadi saya harus mereduksi film apa saja yang sekiranya seru untuk ditonton di layar lebar. Jawabnya adalah film yang diadaptasi dari komik. Mengapa?

Saya selalu suka genre science fiction dan fantasy. Saya menyukainya karena film-film semacam itu tidak tersentuh di dunia nyata saya. Jadi saya merasa begitu terhibur dengan hiperialitas yang ditawarkan. Meskipun fiksi dan fantasi, film tetaplah buah pikir dari otak manusia. Nah, imajinasi manusia itulah yang terasa sangat lezat bagi pikiran saya. Sehingga ketika nonton film dengan genre semacam ini, saya akan mengupayakan untuk menontonnya dengan fasilitas terbaik. Yaitu, nonton di bioskop.

Sebagai watching list di 2019, saya menuliskan lima film hasil adaptasi komik Marvel dan DC yang menarik untuk ditonton di bioskop.

Spiderman: Far From Home



Petualangan Peter Parker melawan kejahatan di masa pubernya tentu saja menarik untuk kita ikuti. Apalagi kali ini Spiderman akan berhadapan dengan Mysterio, salah satu anggota penjahat Sinister Six yang selama ini belum pernah muncul di film Spiderman versi manapun. Bicara soal karakter jahat dalam kehidupan Spiderman selalu menarik untuk saya kulik. Saya pernah menulis tentang beberapa villainyang muncul dalam film Spiderman: Homecoming meskipun hanya sebagai easter egg.

Lho, kan Peter Parker sudah menjadi debu? Nah, ingatkah kamu pada film Infinity War, Peter Parker muncul saat ia sedang berada di dalam bus bersama teman sekolahnya. Pada saat itu ia tengah pulang dari acara sekolah yang mana adalah latar kejadian pada Spiderman: Far From Home nantinya.  Film ini rilis 5 Juli 2019 di USA.

2.      Captain Marvel



Kemunculan Captain Marvel belum pernah saya dengar sebelum after credit scene di film Infinity War menunjukkan hal tersebut. Antusias? Tentu saja. Captain Marvel menjadi kunci penting untuk kelanjutan seisi alam semesta yang didebukan oleh Thanos. Melalui trailer yang telah rilis, kita juga akan diajak untuk melihat bagaimana Fury pertama kali terlibat dengan hal-hal super di muka bumi ini. Dan satu lagi, Captain Marvel adalah film superhero perempuan pertama yang mendapat jatah film solo di MCU. Film ini rilis 8 Maret 2019 di USA. Apakah kamu juga antusias menyambut film ini?

3.      Avengers: End Game



Bagaimana kelanjutan dari orang-orang yang didebukan oleh Thanos? Buat yang mengikuti petualangan Avengers melindungi dunia, pasti Avengers: End Game ini sudah jadi tontonan wajib tahun ini. Saya tidak mau menaruh ekspektasi bahwa endingnya bakal bahagia. Karena kalau dililihat ke belakang, beberapa film Avengers pasti menggugurkan salah satu karakter yang saya favoritkan, sebut saja Quicksilver dan Vision. Awas saja kalau Dr. Strange dimatiin juga. Film ini rilis 26 April 2019 di USA.

4.      Dark Phoenix



Geliat film X-Men tidak pernah terhenti meski sang juru kunci, Wolverine, sudah tutup usia di film Logan. Kali ini Jean Grey mendapat film solonya sebagai saingan dari film superhero perempuan, Captain Marvel, tahun ini. Seperti Captain Marvel, Jean juga memiliki kekuatan super yang begitu besar dan desktruktif. Meski masih dalam satu komik yang sama, Dark Phoenix sepertinya akan lebih suram dan galau daripada Captain Marvel. Mari kita buktikan pada 7 Juni 2019.

5.      Hellboy



Pada 2004 dan 2008, Hellboy memang sudah muncul di layar lebar. Tapi Hellboy kali ini bukan merupakan kelanjutan dari versi sebelumnya. Hellboy juga jadi salah satu karakter favorit saya. Soalnya, kekuatan yang ia miliki berangkat dari gejala supernatural, bukan kecelakaan ilmiah seperti Hulk atau The Thing. Film ini rilis 12 April 2019 di USA.

Nah, beberapa film yang saya uraikan di atas apakah juga ingin kamu tonton? Saya sih sudah siap-siap untuk menontonnya di bioskop agar lebih terasa gelegarnya. Untung di Jakarta ada banyak pilihan bioskop, jadi bisa segera merapat ke bioskop begitu film rilis agar tidak terpapar spoiler dari netizen. Rencananya saya dan kekasih saya mau nonton Captain Marvel di Cinemaxx. Kebetulan ada lokasi yang dekat dengan rumah kami, lagipula tempatnya sangat nyaman. Eh, enaknya direview nggak nih kelima film di atas nantinya?

Header: Rawpixel via pexels.com
Poster: imdb.com

Follow Me @hamtiar_